Kelas : A3KPI
Mata Kuliah : Komunikasi Organisasi
Dosen : Primi Rohmini, S.sos.,M.S.I
Instansi : IAIN Kudus
Dalam mata kuliah Komunikasi Organisasi pada pertemuan kesepuluh ini dilakukan secara daring dipimpin oleh kelompok 8 yang terdiri oleh 2 orang pemateri yaitu Rodhiatun Widiyanti (1940210020), dan
Santi Puspita Sari (1940210034)
Sesuai dengan RPS dan kontrak perkuliahan pada pertemuan kali ini, kelas menyepakati untuk berdiskusi melalu WhatsApp Grup. Dalam pertemuan kali ini membahas tentang "Konflik dalam Komunikasi Organisasi".
Berikut adalah paparan diskusi pertemuan kesepuluh ;
Konflik adalah suatu permasalahan yang
mengakibatkan pertentangan atau pertikaian antara individu
dengan individu maupun dengan kelompok.
Pandangan tentang Konflik dalam Organisasi Robbins (2003: 137) mengemukakan tiga pandangan mengenai konflik, yaitu
1. Pandangan tradisional
2. Pandangan hubungan manusia
3. Pendekatan interaksionis
Macam-macam Konflik Dalam Organisasi
- Konflik peranan yang terjadi di dalam diri seseorang
- Konflik antar peranan
- Konflik yang timbul karena seseorang harus memenuhi harapan beberapa orang
- Konflik yang timbul karena disampaikannya informasi yang saling bertentangan
Penyebab Terjadinya Konflik
- Perbedaan pendapat
- Salah paham
- Salah satu atau kdua belah pihak merasa dirugikan
- Perasaan yang terlalu sensitif
Menurut Hardjana, A.M (1994) sumber-sumber konflik dalam
organisasi sebagai berikut.
1. Salah pengertian karena kegagalan komunikasi
2. Perbedaan tujuan karena perbedaan nilai hidup
3. Persaingan mendapatkan sumber daya organisasi yang terbatas
4. Masalah wewenang dan tanggung jawab
5. Perbedaan penafsiran terhadap peraturan atau kebijakan
Konflik tidak terjadi secara mendadak tanpa sebab dan proses, akan tetapi melaluitahapan-tahapan tertentu. Hendricks, W. (1992) mengidentifikasi proses terjadinya konflik terdiri dari tiga tahap.
1. Peristiwa sehari-hari; ditandai adanya individu merasa tidak puas dan jengkel terhadap lingkungan kerja.
2. Adanya tantangan; apabila terjadi masalah, individu saling mempertahankan pendapat dan menyalahkan pihak lain.
3. Timbulnya pertentangan; masing-masing indvidu atau kelompok
Cara Menyelesaikan Konflik
Menurut T. Handoko (1984), seorang pemimpin dapat melakukan
tindakan alternatif untuk menyelesaikan konflik yaitu sebagai berikut.
1. Menggunakan kekuasaan
2. Konfrontasi
3. Kompromi
4.
Menghaluskan situasi
5. Pengunduran diri
Itulah diskusi pada pertemuan kesepuluh Komunikasi Organisasi. Setelah itu di bukalah sesi tanya jawab.
Semua di ajurkan untuk bertanya atau menjawab karena itu merupakan bukti kehadiran selain itu melatih dinamika diskusi kita.
Saya : Vivi Rima Mellinda 1940210026
Dalam sumber konflik salah satunya dari kurangnya kerjasama, bagaimana caranya kerjasama bisa berjalan maksimal mbk mas?
Salah satu teman sekelas : Selfa ayu fm 1940210035
Saya akan mencoba mmbantu menjawab pertanyaan dari mba vivi, agar kerja sama bisa berjalan dengan maksimal kita harus mementingkan kepentingan kelompok mba, bersikap toleran dan tentunya harus sabar, saling menerima pendapat antar patner kerja supaya kerja sama bisa mencapai tujuan dengan mudah, efektif dan efesien🙏
Setelah diskusi selesai, ditutup oleh pemateri kelompok 8 dan juga bu Primi Rohmini, S.sos.,M.S.I dengan bacaan hamdalah.
Sekian tulisan dari saya. Kurang lebihnya mohon maaf. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar