Minggu, 06 Desember 2020

PERTEMUAN XII (3/12)

Nama : Vivi Rima Mellinda
Kelas : A3KPI
Mata Kuliah : Komunikasi Organisasi
Dosen : Primi Rohmini, S.sos.,M.S.I
Instansi : IAIN Kudus

Dalam mata kuliah Komunikasi Organisasi pada pertemuan kedua belas ini dilakukan secara daring dipimpin oleh kelompok 10 yang terdiri oleh 2 orang pemateri yaitu M. Haris Fajrusshofa (1940210017) dan M. Yusuf Falahi (1940210033
Sesuai dengan RPS dan kontrak perkuliahan pada pertemuan kali ini, kelas menyepakati untuk berdiskusi melalu WhatsApp Grup. Dalam pertemuan kali ini membahas tentang "TEORI KOMUNIKASI ORGANISASI ".
Berikut adalah paparan diskusi pertemuan kedua belas ;
Menurut Frank Jefkinse, komunikasi organisasi adalah bentuk-bentuk komunikasi yang diarahkan ke dalam dan ke luar (dimaksudkan sebagai antara pihak organisasi dan publik sebagai sasaran tujuan).

Alur Komunikasi Organisasi dibagi menjadi 4, yakni :
1. Komunikasi ke Bawah(komunikasi yang terjadi antara atasan kepada bawahan) 
2. Komunikasi ke Atas (komunikasi yang terjadi antara anggota biasa kepada atasan.)
3. Komunikasi Horizontal (komunikasi yang terjadi antara anggota yang sejajar pangkatnya.)
4. Komunikasi Diagonal (komunikasi antar anggota untuk bertukar informasi)

Hambatan-Hambatan dalam Komunikasi Organisasi

Strategi Komunikasi Organisasi
Quinn (1992) dalam buku kampanya PR kiat dan strategi edisi revisi (Ruslan : 2002) menyatakan agar strategi dapat berjalan secara efektif, maka harus mencakup beberapa hal :
1. Mempunyai objektif yang jelas.
2. Memelihara inisiatif.
3. Konsentrasi.
4. Strategi dilengkapi penyangga dan dimensi untuk fleksibilitas dan manuver.
5. Strategi harus memiliki komiten dan tanggung jawab atas tujuan.
6. Strategi harus mengamankan semua operasi penting dan juga seluruh organisasi.

Pencitraan Organisasi
Terdapat beberapa jenis citra, antara lain :
1. Citra bayangan 
2. Citra yang berlaku 
3. Citra harapan 
4. Citra lembaga
5. Citra majemuk
6. Citra penampilan

Peran citra bagi organisasi
1. Citra mempunyai dampak terhadap tujuan organisasi
2. Citra sebagai penyaring yang mempengaruhi kegiatan organisasi.
3. Citra adalah fungsi dari pengalaman dan harapan publik

Strategi membangun citra organisasi
1. Menetapkan tujuan yang hendak diraih dengan perhitungan yang baik dan matang.
2. Menentukan strategi apa dan bagaimana cara untuk encapai tujuan organisasi.
3. Menjabarkan program kerja dan menjadwalkannya.
4. Menyiapkan anggaran yang diperlukan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan

Itulah diskusi pada pertemuan keduabelas Komunikasi Organisasi. Setelah itu di bukalah sesi tanya jawab.
Semua di ajurkan untuk bertanya atau menjawab karena itu merupakan bukti kehadiran selain itu melatih dinamika diskusi kita. 
Vivi Rima Mellinda 1940210026
Dalam strategi membangun citra organisasi , bagaimana cara atasan menjabarkan program kerja dan menjadwalkannya kepada bawahan agar strategi tsb dapat berjalan secara efektif

Windy deby andrika dewi 1940210031 ; Saya akan membantu menjawab pertanyaan dari mba vivi. Menurut saya atasan harus tanggap dan cermat dalam menjalankan program" kerja dan menjelaskan secara detail sejelas jelasnya kepada bawahan. Agar tidak kaku dan monoton atasan bisa berinisiatif yaitu dengan melakukan penjelasan dengan cara santai tetapi tetap fokus dengan tujuannya bisa dengan meeting diluar kantor. 
Disamping itu atasan juga harus memantau apakah program yang telah disampaikan berjalan dengan baik atau tidak, jika tidak maka atasan harus memperingatkan dan apabila masih kurang efektif boleh mengganti strategi baru yang lebih sesuai dengan kondisi bawahan sehingga memudahkan dalam bekerja dan mencapai targetnya.

Setelah diskusi selesai, ditutup oleh pemateri kelompok 10 dan juga bu Primi Rohmini, S.sos.,M.S.I dengan bacaan hamdalah. 
Sekian tulisan dari saya. Kurang lebihnya mohon maaf. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERTEMUAN XV

Nama : Vivi Rima Mellinda Kelas : A3KPI Mata Kuliah : Komunikasi Organisasi Dosen : Primi Rohmini, S.sos.,M.S.I Instansi : IAIN Kudus D...